P.40. EMBRIOGENESIS SOMATIK LANGSUNG DAN REGENERASI PLANTLET ANTHURIUM CV. BURGUNDI

Irni Furnawanthi*), Minaldi, Mardoni Elya
Balai Pengkajian Bioteknologi, BPPT. Gedung 630 Kawasan Puspiptek Serpong. (irni_f@yahoo.com)

Abstrak

Anthurium cv Burgundi memiliki serat, bentuk, dan warna daun eksotik, menghasilkan rona merah atau hitam pada saat terpapar cahaya matahari. Anthurium dengan kriteria warna tersebut memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan dengan yang berwarna hijau, sehingga jenis ini potensial untuk dikembangkan. Perbanyakan bibit tanaman dengan sifat sama dengan induknya dapat dilakukan melalui teknik penyerbukan sendiri. Pada anthurium penyerbukan sendiri jarang terjadi karena bunga betina matang 2 – 4 hari lebih awal daripada bunga jantan. Kendala ini dapat diatasi dengan melakukan perbanyakan tanaman anthurium menggunakan teknik kultur jaringan dengan metode embriogenesis somatik. Teknik ini bertujuan untuk menghasilkan tanaman yang sama dengan induknya, waktu perbanyakan yang dapat diprediksi dan dapat dilakukan peningkatan kualitas tanaman melalui teknik molekuler. Embriogenesis somatik Anthurium cv Burgundi menggunakan eksplan berupa daun dengan rancangan acak lengkap 2 faktor terdiri dari 4 taraf konsentrasi IBA (0; 0,5 mg/l; 1 mg/l; 1,5 mg/l) dan 4 taraf konsentrasi 2,4D (0; 0,1 mg/l; 0,2 mg/l; 0,3 mg/l), dari hasil pengamatan diperoleh inisiasi kalus terbaik terdapat pada media dengan komposisi IBA 1 mg/l dan 2,4D 0,1 mg/l dengan waktu pembentukan kalus terjadi pada 6 bulan setelah tanam (bst). Regenerasi tanaman dilakukan dengan memindahkan embrio yang dihasilkan pada percoban pertama ke media perlakuan dengan rancangan acak lengkap 2 faktor terdiri dari 4 taraf konsentrasi BAP (0; 2mg/l; 4 mg/l; 6 mg/l) dan 4 taraf konsentrasi NAA (0, 0,5 mg/l; 1 mg/l; dan 1,5 mg/l). Multiplikasi tertinggi terjadi pada media dengan komposisi BAP 6 mg/l dan NAA 0,5 mg/l, jumlah rata-rata tunas yang dihasilkan sebanyak 5 tunas pada 1 bst. Regenerasi tunas 1 bst untuk pembentukan plantlet dan akar dilakukan pada media Murashige dan Skoog1962 tanpa penambahan zat pengatur tumbuh, plantlet yang sudah berakar diaklimatisasi di green house pada media Sekam bakar.

 Kata kunci : embriogenesis, regenerasi, anthurium.

Mini Poster - Irni Furnawanthi - Embriogenesis Somatik Anthurium

Mini Poster – Irni Furnawanthi
Embriogenesis Somatik Anthurium

 

Advertisements

About PMB Lab: Prof. Sudarsono

This blog is dedicated as a communication media among alumni associated with PMB Lab, Dept. of Agronomy and Horticulture, Fac. of Agriculture, IPB, Bogor – Indonesia. It contains various information related to alumni activities, PMB Lab’s on going activities and other related matters.
This entry was posted in Mini Poster and tagged , . Bookmark the permalink.